Setelah beberapa bulan dikembangkan sendirian, Sola Launcher kini resmi tersedia di Google Play Store mulai hari ini. Ini momen yang cukup istimewa: melihat proyek ini berubah dari "sesuatu di ponsel saya" menjadi "sesuatu yang bisa dipasang orang lain di ponsel mereka".
Mengapa launcher baru
Launcher Android adalah pasar yang sudah matang. Nova, Niagara, Lawnchair, dan beberapa lainnya sudah mencakup sebagian besar kebutuhan. Jadi, kenapa membuat satu lagi?
Motivasi awalnya sederhana: saya ingin membuat launcher yang tidak mirip launcher lain, dan yang terpenting benar-benar mulus tanpa kompromi. Bukan "lumayan smooth", bukan "mulus di atas kertas". Tidak ada animasi patah-patah, tidak ada frame skip, tidak ada perpindahan posisi yang kasar. Aturan ini menjadi benang merah proyek ini — bahkan ditulis tegas dalam pedoman kode: semuanya harus smooth, tanpa pengecualian.
Selain tuntutan kelancaran ini, ada tiga pilihan lain yang membentuk Sola:
- Tanpa iklan, tanpa pelacakan, tanpa server. Tidak ada data yang keluar dari ponsel Anda. Launcher ini berfungsi sepenuhnya offline (kecuali fitur cuaca, yang bisa diaktifkan jika Anda mau).
- Tiga halaman, masing-masing dengan peran yang jelas. Di kiri, ada dashboard (cuaca, agenda, langkah, aplikasi favorit). Di tengah, layar utama Anda dengan grid dan widget. Di kanan, laci aplikasi yang otomatis tersusun berdasarkan kategori — atau mini-browser bawaan.
- Model bisnis yang jelas. Unduh gratis, uji coba lengkap seluruh fitur selama 14 hari, lalu bayar sekali sebesar 5,99 € untuk membuka versi lengkap seumur hidup. Tidak ada langganan, tidak ada tingkatan harga. Versi gratis tetap bisa dipakai tanpa batas waktu dengan sejumlah fitur yang terbatas.
Apa yang dibawa versi 1.0
Versi yang dirilis hari ini (1.0.7) sudah cukup matang — hasil dari beberapa iterasi internal dan pengujian di berbagai perangkat Android.
Layar utama
- Grid 4×5 dengan drag & drop yang mulus
- Folder bisa dibuat cukup dengan menyeret satu ikon ke ikon lain
- Widget Android native + widget "kaca" dengan pantulan yang responsif terhadap giroskop
- Dock yang bisa disesuaikan dengan 4 slot
Laci aplikasi
- Penyortiran otomatis berdasarkan kategori (Sosial, Produktivitas, Game, dll.)
- Pencarian cepat dan fleksibel (nama, alias, kategori)
- Lencana notifikasi belum dibaca terlihat di setiap ikon
- Mini-browser web bawaan sebagai alternatif laci aplikasi
Personalisasi visual
- Wallpaper animasi bawaan (30+ tema) atau impor dari Pexels, Pixabay, Mixkit
- 6 paket ikon bawaan (Pixelarticons, Lucide, Fluent Emoji, dll.)
- Kompatibel dengan paket ikon pihak ketiga dari Play Store
- Material You: warna otomatis mengikuti wallpaper
Privasi
- Tidak ada koneksi internet selain fitur cuaca opsional
- Semua data disimpan secara lokal (Room)
- Mendukung 62 bahasa sejak peluncuran
Apa selanjutnya
Sola adalah proyek yang terus berkembang. Roadmap terdekat berfokus pada tiga hal:
- Kelancaran di perangkat kelas menengah. Pixel 8 Pro adalah perangkat pengembangan saya, tapi saya ingin Sola tetap smooth di perangkat Android kelas menengah terbaru. Proses profiling sedang berjalan.
- Widget native Sola. 4 widget buatan sendiri (Date Block, Quick Notes, Now Playing, Sun Path) sedang dalam tahap penyelesaian dan akan diaktifkan di versi mendatang.
- Perbaikan berkelanjutan berdasarkan masukan pengguna. Setiap bug yang dilaporkan di Play Store langsung ditangani dan diperbaiki. Jangan ragu untuk memberi ulasan (5★ maupun 1★) — saya membalas semuanya.
Aplikasi yang dibuat oleh satu orang
Sola dikembangkan sepenuhnya sendirian. Artinya, setiap keputusan — pilihan teknis, arah UX, waktu perilisan — diambil dengan ketelitian seorang pengrajin, tapi juga dengan kecepatan relatif lambat khas studio satu orang. Jika Anda menemukan bug atau punya ide, silakan hubungi langsung support@sola-launcher.com. Setiap email pasti dibaca.
Terima kasih kepada semua yang telah menguji versi internal dan yang akan memasang Sola dalam beberapa hari ke depan. Masukan Andalah yang akan membentuk versi-versi berikutnya.
Unduh di Google Play