Ada pembaruan baru untuk Sola hari ini. Dua perbaikan: crash saat startup yang jarang terjadi tapi fatal di Samsung Galaxy A06 (dan perangkat Android entry-level lain berlayar kecil), serta bug tampilan pada submenu penempatan widget yang bisa muncul terpotong di bagian bawah layar.
1.0.10 — crash saat startup di Samsung Galaxy A06
Gejala
Seorang pengguna Samsung Galaxy A06 (Android 16) mengalami crash saat Sola dijalankan: aplikasi langsung tertutup begitu dibuka, bahkan tidak sempat mencapai layar utama. Laporan crash dikirim melalui Google Play Console lengkap dengan trace penuh, sehingga penyebabnya bisa diidentifikasi secara tepat.
Penyebab
Samsung Galaxy A06 adalah perangkat entry-level dengan layar 720×1600 dan kepadatan tampilan yang tidak umum (260 dpi). Spesifikasi ini berbeda dari perangkat Pixel yang menjadi basis utama pengujian Sola.
Dalam konfigurasi tertentu, widget « Sekilas Info » (di atas layar utama, yang menampilkan waktu, cuaca, dan acara berikutnya) bisa mengukur tinggi dirinya sendiri sebagai nol pada satu frame sementara. Nilai nol ini kemudian disimpan dan diteruskan ke grid ikon di bawahnya, yang tinggi selnya pun ikut menjadi nol. Komponen LazyVerticalGrid dari Jetpack Compose kemudian menolak pengukuran tersebut dan melempar exception yang membuat aplikasi crash.
Perbaikan
Dua pengaman defensif ditambahkan:
- Widget « Sekilas Info » kini mengabaikan pengukuran nol (atau negatif) sebelum menyimpan tingginya. Nilai tetap berada pada pengukuran valid terakhir.
- Grid layar utama kini memaksa tinggi selnya ke nilai minimum setara ukuran satu ikon. Bahkan dalam kasus ekstrem di mana tinggi yang tersedia tidak valid, grid tidak bisa lagi memicu exception.
Perbaikan ini telah divalidasi pada emulator yang mereproduksi spesifikasi persis Galaxy A06 (720×1600, 260 dpi, Android 16), serta pada Pixel 4a (Android 10), Pixel Tablet (Android 14), dan Pixel 8 Pro (Android 16). Tidak ada crash, tidak ada regresi yang terlihat.
Submenu penempatan widget terpotong di bagian bawah layar
Gejala
Saat sebuah widget ditempatkan dekat tepi bawah layar, menekan lama widget tersebut memunculkan menu konteks (« Konfigurasi », « Posisikan », « Hapus ») yang otomatis bergeser agar tetap terlihat sepenuhnya. Perilaku yang benar. Namun jika pengguna kemudian mengetuk « Posisikan » untuk membuka submenu penempatan yang lebih rinci, submenu itu tidak ikut berpindah posisi: ia selalu muncul di bawah widget apa pun yang terjadi, sehingga terpotong di bagian bawah layar.
Perbaikan
Logika penempatan ulang otomatis yang sama seperti pada menu induk kini diterapkan pada submenu penempatan. Submenu akan muncul di bawah widget jika ada ruang, jika tidak di atasnya, dan jika itu pun tidak memungkinkan, submenu akan menempel ke tepi bawah layar. Lebar panel juga dipusatkan pada widget dengan batas (clamp) untuk mencegah tumpahan ke samping.
Hasilnya: submenu kini selalu terlihat sepenuhnya, di mana pun posisi widget pada grid.
Cara mendapatkan pembaruan
Pembaruan ini digulirkan secara bertahap melalui Play Store (dimulai dari 20% pengguna, lalu meningkat bertahap hingga 100% dalam 24 hingga 48 jam). Pembaruan ini diperkirakan akan tersedia untuk semua orang dalam 2 hari. Pemeriksaan manual juga bisa dilakukan dari aplikasi Play Store, di bagian « Kelola aplikasi & perangkat ».
Buka di Google Play